Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

KOREM 023/KS BERIKAN BANTUAN BAGI KORBAN KEBAKARAN DI KETAPANG

SIBOLGA – Jajaran Korem 023 Kawal Samudera (KS) dan Pemerintahan Kecamatan Sibolga Utara menyerahkan bantuan berupa air mineral sebanyak 10 dus, mie instan sebanyak 54 dus, minyak goreng sebanyak 2 dus, pakaian anak-anak serta pakaian orang dewasa, gula pasir sebanyak 50 bungkus kepada para korban kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu yang berada di Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Sibolga Ilir yang menghanguskan 40 unit rumah. Secara pribadi, Danrem 023/KS Kolonel Inf Richard Tampubolon menyerahkan bantuan uang sebesar 5 juta rupiah untuk membeli pakaian anak sekolah korban kebakaran.

Danrem 023 KS Kolonel Inf. Richard Tampubolon menyampaikan, “Kami dari keluarga besar Korem 023/KS ingin memberikan sedikit wujud rasa solidaritas bentuk kepedulian kami yang mungkin dapat meringankan keluarga korban kebakaran. Dengan segala rendah hati mohon do’a restunya, semoga kami selalu membuat yang terbaik, kami sehat dan dapat berkarya terus bagi masyarakat sesuai dengan perintah dari panglima TNI yang menyatakan ‘BERSAMA RAKYAT, TNI KUAT’,” ucap Richard.

Beliau juga menambahkan, “ini sudah terjadi dan harus di jalani. Kalau kita di suruh tarik mundur pasti kita memilih untuk tidak terjadi kebakaran, tapi karena ini sudah terjadi, saya harap dan seraya berdo’a kepada Tuhan agar bapak, ibu saudara – saudara ku semua semoga diberikan kekuatan, ketaba’an, kesabaran dalam menjalani kehidupan kita sehari – hari, katanya.

Camat Sibolga Utara Marajahan Sitorus yang turut memberikan bantuan atas nama pemerintahan kecamatan melaporkan, dalam musibah ini, 40 unit rumah yang salah satunya rumah ibadah habis terbakar, dan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal mereka terdiri dari 48 KK dan 412 jiwa, dan saat ini masih di  akomodir di tempat penampungan sementara, ungkap Marajahan.

Marajahan juga menyampaikan, bahwa peristiwa kebakaran ini sangat memprihatinkan, di karenakan ada anak-anak sekolah korban kebakaran yang tidak dapat mengikuti kegiatan sekolah seperti biasanya disebabkan oleh seluruh peralatan dan pakaian perlengkapan sekolah sudah dilalap si jago merah. “Adapun jumlah anak sekolah terdiri dari anak SD sebanyak 23 anak, SMP sebanyak 25 anak, dan SMA sebanyak 10 orang, dan kami juga berusaha dan berupaya agar anak-anak korban dapat menjalani sekolahnya seperti biasa,” tandasnya. (benny/rs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X