Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

KOMANDAN KRI YOS SUDARSO KUNJUNGI WALIKOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Sehubungan dengan bersandarnya kapal perang KRI Yos Sudarso di Pelabuhan Sambas Sibolga, komandan kapal Letkol Laut (P) Didong Rio Duta melakukan audensi dengan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk pagi tadi, Jum’at (6/9).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Walikota tersebut selain dihadiri oleh rombongan Pimpinan KRI Yos Sudarso yang terdiri dari Letkol Laut (P) Didong Rio Duta, Mayor Laut (P) Jimmy (Guspurla Armabar), Kapten (P) Priyo (Palaksa Lanal Sibolga) dan Letda (P) Rangga (Perwira KRI Yos Sudarso), juga tampak hadir dari rombongan Pemko Sibolga yaitu Asisten I Basar Sibarani, Asisten II Juneidi Tanjung, Asisten III Josua Hutapea, Kadis KPP, Kadis Perhubungan, Kadis Budparpora dan Kabag Humasy.

Dalam kesempatan tersebut Syarfi Hutauruk menyatakan rasa gembiranya atas kunjungan KRI Yos Sudarso ke Teluk Tapian Nauli khususnya kota Sibolga. Kepada Letkol Laut Didong Rio Duta, ia memaparkan keadaan Sibolga yang rukun dan kondusif dimana masyarakatnya terdiri dari banyak suku dan agama tetapi dapat hidup berdampingan dalam toleransi yang tinggi sehingga kota ini dijuluki Negeri Berbilang Kaum. Di bidang perairan sendiri laut Sibolga tepatnya Teluk Tapian Nauli pada dasarnya termasuk aman. Memang ada juga kasus kejahatan illegal fishing, tetapi hanya terdapat satu dua kasus biasanya oleh nelayan Thailand. Dibandingkan dengan kasus illegal fishing di perairan Indonesia lainnya misalnya di kepulauan Natuna, maka tingkat kejahatan tersebut di perairan Sibolga tergolong sangat kecil.

“Yang paling rawan terjadi adalah illegal migran di mana perairan Teluk ini rentan dimasuki pengungsi-pengungsi dari negara lain, mengingat Teluk Tapian Nauli ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Konflik bersenjata yang tengah terjadi di Timut Tengah khususnya rencana penyerangan Suriah oleh Amerika dan negara-negara lain jelas akan menimbulkan gelombang pengungsi besar-besaran, dan bukan tidak mungkin ada yang sampai ke Teluk ini. Juga kita mencemaskan kemungkinan masuknya penyelundupan narkoba maupun senjata illegal melalui perairan Teluk Tapian Nauli ini yang dapat mengancam masyarakat kita, sehingga sangat baik jika kapal-kapal perang kita sering berkunjung ke kota ini,“ ujarnya.

Walikota Syarfi Hutauruk juga tak lupa menanyakan kabar KRI Oswald Siahaan yang sangat dibanggakan oleh masyarat Sibolga dan sekitarnya mengingat kapal tersebut dinamai dengan nama pahlawan yang berasal dari daerah ini. Menjawab pertanyaan tersebut, letkol Laut Didong menuturkan bahwa KRI Oswald Siahaan saat ini sedang menjalani docking (perbaikan – red).

Selanjutnya Syarfi Hutauruk mengungkapkan rencananya untuk mengundang KSAL sekiranya dapat menghadiri perayaan Hari Jadi Sibolga tahun 2014 nanti sekaligus untuk melihat layak atau tidak perairan Sibolga menyelenggarakan even Sail Sibolga. Hal itu terkait sehubungan Pemerintah Kota Sibolga telah mengajukan usulan ke Pemerintah Pusat untuk menyelenggarakan even itu. Juga Walikota berharap KRI Oswald Siahaan nantinya dapat dihadirkan untuk memeriahkan Hari Jadi Sibolga (HJS) tersebut. Terkait HJS, Syarfi menuturkan kepada tamunya bahwa tahun-tahun sebelumnya Pemko Sibolga telah mengadakan lomba Renang 10 km perairan terbuka yang diikuti perenang-perenang dari berbagai penjuru Tanah Air dan mancanegara. Sebagai kota perairan, Sibolga memang cenderung mengadakan kegiatan-kegiatan berbau bahari.

Audiensi tersebut berlangsung hangat dan bersahabat. Di akhir acara, Letkol Laut Didong Rio Duta menyerahkan cinderamata kepada Walikota sibolga berupa topi khas KRI Yos Sudarso. Sebaliknya Syarfi Hutauruk menyerahkan cenderamata berupa plakat Kota Sibolga sekaligus mengulosi Letkol Laut Didong sebagai ungkapan sukacita atas kunjungan itu. (gan)    

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X