Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA SIBOLGA SYARFI HUTAURUK KEPALA DAERAH INOVATIF 2016

SIBOLGA –  Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan bergengsi tingkat Nasional dari KORAN SINDO sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) Tahun 2016, untuk kategori Pendidikan. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja pemerintahan, reportase lapangan dan hasil penilaian tim evaluasi, penelitian dan pengembangan (litbang) KORAN SINDO.  

Penyerahan penghargaan dilangsungkan di International Hotel, Dago Pakar, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis (11/8) malam lalu, bersama dengan 34 KDh lainnya se- Indonesia (4 Gubernur, 24 Bupati, 7 Wali Kota) oleh Ceo MNC Hary Tanoesoedibjo bersama Ketua DPD RI Irman Gusman, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDDT) Eko Putro Sanjoyo. 

Dalam testimoninya, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan apresiasi kepada KORAN SINDO yang telah memberikan penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2016  kepada dirinya selaku Wali Kota Sibolga dan juga kepada sejumlah KDh propinsi, kabupaten dan kota lainnya di Indonesia. Menurutnya, penghargaan ini merupakan yang kedua, setelah sebelumnya (2015) meraih penghargaan yang sama di Kota Makassar untuk kategori Kemaritiman dan Goverment Award di Kota Medan.  

“Ini merupakan bukti keseriusan KORAN SINDO melihat kinerja para KDh dalam menjalankan roda pemerintahan bagi masyarakat. Kedepan, kerjasama yang baik ini dapat terus dilangsungkan bagi kemajuan pembangunan dan sekaligus juga kami mengharapkan kritik yang sifatnya membangun,” katanya.

Menurut Pemimpin Redaksi (Pemred) KORAN SINDO Pung Purwanto, KDI ini adalah program tahunan yang dilaksanakan KORAN SINDO sebagai bentuk komitmen untuk menggaungkan semangat dan memperkuat akselerasi pembangunan Indonesia dari daerah. KDI ini diharapkan dapat menjadi penyemangat para KDh dalam mempertahankan prestasi dan sebagai pemicu para KDh lain agar dapat membuat terobosan dan inovasi cerdas dalam memajukan wilayah yang dipimpinnya. 

“Kita optimis Indonesia maju dan bertumbuh dengan cepat jika didukung oleh daerah, sebagaimana KDI ketiga tahun 2016 ini di Kota Bandung yang mengangkat tema “Daerah Inovatif sebagai Pilar Ekonomi Nasional”. Ini berarti daerah 
memegang peran penting dan strategis dalam menopang ekonomi Nasional,” tuturnya.

KDI di Kota Bandung merupakan yang ketiga, pertama 2014 di Kota Solo dan kedua 2015 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sebagai bentuk komitmen KORAN SINDO untuk menggaungkan semangat dan memperkuat akselerasi pembangunan Indonesia dari daerah. 

“Tahun ini panitia menetapkan 35 KDh yang sukses melakukan inovasi dalam sejumlah kategori. Diharapkan jumlahnya bertambah di tahun – tahun mendatang, sehingga KDI menjadi momen tahunan yang bermanfaat bagi daerah dan tentu saja bagi Indonesia,” pungkasnya.

Hal yang sama dikemukakan CEO MNC Hary Tanoesoedibjo dalam sambutannya. Dia mengakui, KDI merupakan apresiasi KORAN SINDO atas berbagai keberhasilan para KDh dalam mengelola dan menggarap potensi daerah, sehingga memacu pertumbuhan dan kemajuan berbagai sektor pembangunan.

“Keberhasilan itu membuktikan, para KDh yang mendapatkan anugerah KDI memiliki program bagus yang didukung kemampuan manajerial, kepemimpinan berkualitas, visioner, mampu mewujudkan harapan masyarakat, dan dapat merespons tantangan jaman baik dalam skala nasional, regional, maupun global,” ucapnya.     (yel/red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X