Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

KELIMA KALINYA, KOTA SIBOLGA RAIH WAHANA TATA NUGRAHA

SiIBOLGA — Untuk kelima kalinya, atau keempat kalinya berturut-turut, Pemerintah Kota Sibolga kembali menerima penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha dari Pemerintah Pusat, tepatnya Kementerian Perhubungan RI. Wahana Tata Nugraha ialah penghargaan kepada pemerintah provinsi atau pemerintah kabupaten/kota di bidang ketertiban lalu lintas dan angkutan kota, yang diadakan setiap tahun. Walikota Sibolga H.M. Syarfi Hutauruk menerima plakat tersebut di Gedung Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Kamis, (4/9) lalu.

Atas keberhasilan itu, Dinas Perhubungan Kota Sibolga mengadakan acara penyambutan dan syukuran di halaman kantor Dishub, Kamis (11/9) kemarin. Syukuran itu dihadiri oleh para stakeholders transportasi khususnya transportasi darat serta masyarakat luas. Rombongan Walikota yang pulang dari Jakarta membawa plakat tersebut tiba dari Bandara Pinangsori ke lokasi syukuran sekitar sore hari. Ribuan warga yang telah menunggu sejak siangnya, tetap antusias menyambut di sepanjang jalan sampai di lokasi acara.

Dalam sambutannya di acara itu, Walikota Syarfi Hutauruk meyampaikan rasa terimakasih kepada jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kota Sibolga khususnya Satuan Lalu Lintas yang telah bekerja keras bersama-sama Dinas Perhubungan mengelola lalu lintas dalam kota sehingga menjadi tertib dan diganjar penghargaan oleh Pemerintah Pusat.

Walikota mengakui bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya oleh kinerja Pemko Sibolga semata. “Saya hanya menerima, tapi yang bekerja adalah Polresta, Organda, pengusaha pengangkutan, para abang becak dan supir angkutan serta seluruh masyarakat pengguna jalan raya yang tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya.

“Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) bukanlah merupakan tujuan akhir bagi Pemerintah Kota Sibolga, tetapi lebih merupakan jembatan menuju penyelenggaraan transportasi perkotaan yang lebih efisien dan berkualtas di masa-masa yang akan datang. Kepada pengemudi angkutan, supir, pengemudi becak bermotor, becak dayung, truk, diminta perhatian dan kesadaran saudara agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan berhenti menaik-turunkan penumpang ataupun barang di tengah jalan. Ambil posisi menepi merapat ke trotoar supaya kenderaan lain tidak terhalang untuk lewat. Mari kita budayakan tertib berlalu lintas agar terhindar dari bahaya. Kita ajak keluarga, tetangga, masyarakat dan orang-orang yang kita kasihi untuk senantiasa menaati aturan berlalu lintas,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sibolga Junifati Ziliwu melaporkan bahwa prestasi Kota Sibolga meraih WTN kali ini juga disertai dengan terpilihnya salah seorang supir angkutan umum asal Sibolga atas nama Ronaldi Daulay sebagai pemenang peringkat pertama supir teladan se-Sumatera Utara, dan telah diberangkatkan pada tanggal 22 Agustus 2014 lalu menjadi utusan Provinsi Sumatera Utara dalam perlombaan tingkat nasional. (gan)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X