Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

INFLASI SIBOLGA TURUN SIGNIFIKAN

Rapat TPID

SIBOLGA – Inflasi kota sibolga dalam 3 tahun terakhir mengalami penurunan yang sangat signifikan, dimana pada tahun 2010 sebesar 11,83 persen (yoy), tahun 2011 sebesar 3,71persen (yoy) dan pada tahun 2012 sebesar 3,30 persen. Pada tahun tersebut, realisasi inflasi kota sibolga tercatat lebih rendah dari inflasi provinsi sumatera utara 3,86 persen dan inflasi nasional sebesar 4,30 persen (yoy). Demikian terungkap dalam rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sibolga bertempat di aula BI Sibolga, Rabu (19/2). Rapat ini dihadiri Pimpinan BI Sibolga, BPS, Asisten II Pemko Sibolga, Kadis DKAP, SKPD terkait dan unsur pakar.

 

Dipaparkan dalam pertemuan itu, tingkat inflasi yang rendah tersebut dicapai oleh Pemerintah Kota Sibolga melalui kegiatan operasi pasar berupa realisasi pembagian raskin dan sidak terhadap barang-barang kebutuhan pokok di pasar tradisional serta penyediaan pusat informasi harga strategi melalui media RRI yang dilakukan secara rutin pada pukul 6:30 pagi.

 

Upaya-upaya itu dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok serta menjaga espektasi masyarakat sehingga tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau menimbun barang yang dapat menciptakan spekulasi. Pelaksanaan operasi pasar dilakukan pada bulan Agustus dan Oktober 2012 sehingga tercatat barang-barang kebutuhan pokok mengalami deflasi masing-masing sebesar -0,13 persen dan – 3,54persen. Sementara itu Pemko Sibolga melalui pemantauan terhadap perkembangan harga komoditas pokok di pasar-pasar tradisional seperti pasar kota baringin, pasar sibolga nauli, dan pasar aek habil.

 

Pelaksanaan kegiatan tersebut dimaksudkan secara rutin dan terprogram telah terlaksana kegiatan dengan efektif, sehingga telah berhasil menjaga inflasi kota sibolga pada tahun 2012 pada tingkat yang relatif rendah dan stabil.gan

 

 

 

.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X