Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

LOMBA BERCERITA RAKYAT, LOMBA MEWARNAI, LOMBA MELUKIS, DAN LOMBA KARYA TULIS TINGKAT TK PAUD/BKB KEMAS, SD/MI, SMP/MTS DAN SMA/MA/SMK SEDERAJAT SE-KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Sibolga (HJS) ke-315, berbagai kegiatan perlombaan diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Sibolga. Salah satunya kegiatan lomba melukis gambar kartun, lomba mewarnai tingkat taman kanak dan PAUD/BKB Kemas serta lomba menulis sejarah Kota Sibolga tingkat SLTA, mahasiswa dan umum yang dilaksanakan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Sibolga yang berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 17 s/d 20 Maret 2015 yang lalu bertempat di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Sibolga.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Lysnah Siahaan dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan diatas adalah sebagai upaya peningkatan dan pengembangan minat/daya kreativitas anak dalam menuangkan ide/kemampuan berkreasi, berimajinasi dan ketrampilan serta upaya pembinaan dan penumbuhkembangan minat/budaya baca bagi para pelajar dan masyarakat umum, khususnya mencintai legenda cerita rakyat Sumatera Utara.

Lysnah menjelaskan, untuk peserta lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD/BKB Kemas diikuti sebanyak 130 orang, lomba melukis tingkat SLTP dan SLTA sebanyak 32 orang, dan lomba bercerita tingkat SD/MI sebanyak 75 orang. Dan biaya pelaksanaannya ditampung pada APBD Kota Sibolga Tahun 2015 pada pos anggaran Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Sibolga, ungkapnya.

Wali Kota Sibolga dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Josua Hutapea mengatakan bahwa tujuan dari perlombaan ini adalah untuk meningkatkan prestasi anak usia sekolah di bidang seni rupa, bercerita, menggambar, membina bakat dan minat anak dalam berolah seni, mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak, mengembangkan sikap sportivitas dan berkompetisi dengan sehat, memotivasi anak TK PAUD/BKB Kemas, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK sederajat agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual sehingga dapat memacu kemampuan berpikir dan nalar anak-anak. Dengan membiasakan diri sejak kecil untuk mengasah pola pikir dan imajinasi maka kelak dewasa bisa menjadi anak yang berprestasi dan berintelektual dan mampu bersaing ditengah arus globalisasi yang semakin ketat sekarang ini.   (Hen)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *