Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

GEDUNG BARU RSU DR. FL.TOBING SIBOLGA SEGERA DIBANGUN, WALI KOTA PUJI PERHATIAN GUBSU UNTUK BIDANG KESEHATAN

SIBOLGA – Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, bersama dengan Gubernur Sumatera Utara Dr.Ir.H.Tengku Erry Nuradi, M.Si, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Baru RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Kota Sibolga, Sabtu, (31/3/2018).

Peletakan batu pertama ini menuai pujian dari Pemerintah Kota Sibolga, sebab selain alokasi bantuan di APBD Provinsi, juga upaya mendorong anggaran dari APBN mendapat apresiasi penuh dari Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, S.Pi, Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani, Wakil Bupati Kab.Tapteng Darwin Sitompul, Ketua TP.PKK Sibolga dan Tapteng, serta unsur FKPD Kota Sibolga dan Kab. Tapteng, tokoh masyarakat, serta tokoh agama dan pemuda. Turut hadir yang mendampingi Gubernur Sumatera Utara Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus, Kabiro Pemerintahan Afifi Lubis, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Agus Tripriyono.

Gubernur Sumatera Utara Dr.Ir.H.Tengku Erry Nuradi, M.Si, saat melakukan penandatanganan prasasti peresmian ruang Hemodialisa RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing, menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) pada acara peletakan batu pertama pembangunan gedung baru RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga adalah dalam rangka memberikan dukungan kepada wali kota dalam membangun fasilitas kesehatan andalan warga setempat, serta daerah kabupaten sekitar. Karena kondisi RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing secara fisik memerlukan renovasi total. Rumah sakit ini bukan hanya untuk Sibolga saja, tetapi juga tetangga, seperti pada saat terjadinya bencana tsunami di Nias tahun 2014 silam.

Menurut beliau, rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan dalam mendukung pembangunan harus memiliki peralatan yang mengikuti perkembangan zaman., termasuk juga dokter dan tim medis perlu meningkatkan kualitas pelayanannya. Apalagi, khusus untuk layanan hemodialisa, setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah pasien di rumah sakit ini.

“Kami berkomitmen akan memberikan bantuan, dimana TA. 2018 (APBD Sumut) dialokasikan sebesar Rp 20 Miliar. Bahkan untuk pantai barat, Kabupaten Tapanuli Tengah juga mengajukan bantuan untuk infrastruktur jembatan penghubung beberapa desa di Kecamatan Barus. Permohonan ini kami realiasasi Rp 54 Miliar. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Gubsu yang didampingi Ketua TP PKK Sumut Evi Diana Sitorus.

Dikesempatan itu, Wali Kota Sibolga Drs. H.MSyarfi Hutauruk, M.M, menyampaikan, bahwa rencana peningkatan fasilitas RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing tersebut telah dinantikan sejak lama, tepatnya ketika terjadi bencana tsunami di Nias belasan tahun lalu. Saat itu, rumah sakit tersebut menjadi rujukan tingkat regional. Namun hal itu baru bisa terlaksana saat ini, khususnya untuk pembangunan gedung baru melalui alokasi anggaran di APBD Sumut 2018, sebesar Rp 20 Miliar lebih.

“Target kami pembangunan ini selesai tahun 2021. Kami juga akan upayakan dana bantuan dari pusat (APBN), melalui bantuan dari Pak Gubsu yang mendorong. Saat ini kita sudah dapat Rp 31 Miliar untuk alat-alat kesehatan (alkes), berkat upaya gubernur juga. Semoga dengan dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan ini, diharapkan menjadi kerja nyata yang dapat membawa perubahan mendasar di Kota Sibolga,” harap Wali Kota Sibolga.

Sementara itu, Direktur Utama RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga Masrip Sarumpaet menyampaikan, adapun tujuan pembangunan gedung baru tersebut diantaranya untuk mengubah citra tentang rumah sakit pemerintah yang masih kurang baik. Sehingga, meskipun tantangannya berat, pihaknya tetap ingin melangkah untuk maju.

“Ini inisiasi dari Bapak Wali Kota Sibolga. Alhamdulillah rencana ini disambut baik oleh Pak Gubernur. Karenanya, kami berterima kasih kepada Pak Gubernur yang mengalokasikan APBD Provinsi untuk pembangunan RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing ini,” ucapnya.

Usai peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti peresmian ruang hemodialisa (cuci darah) rumah sakit tipe B tersebut, selanjutnya Gubernur Sumut melihat maket pembangunan gedung baru RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing, sekaligus mendengarkan penjelasan konsep dan skema pembangunan tersebut. (amir/fj)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X