Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

DRS. M. YUSUF BATUBARA RESMI DILANTIK SEBAGAI KETUA PERSAKMI KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Pengurus Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Kota Sibolga Periode 2018-2022, resmi dilantik oleh Ketua Persakmi Daerah Provinsi Sumatera Utara Gita Kencana, SKM, M.Ph, ditandai dengan penyerahan pataka kepada ketua  Persakmi terpilih Drs. M. Yusuf Batubara, berlangsung di Gedung Nasional Jalan dr. FL. Tobing Kota Sibolga, Sabtu (21/4/2018) siang.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga Drs. M. Yusuf Batubara, SKM, yang juga selaku Ketua Persakmi yang baru dilantik, para Asisten dan Staf Ahli Pemko Sibolga, ketua dan para pengurus Persakmi Daerah Sumut dan Kota Sibolga.

Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada ketua dan para pengurus Persakmi Kota Sibolga terpilih. Wali kota menjelaskan bahwa, organisasi yang mengimpun sarjana kesehatan masyarakat di Indonesia bernama Persakmi, bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat tenaga para sarjana kesehatan masyarakat, dan sebagai wadah sekaligus sarana pembinaan dan pengembangan anggota dalam meningkatkan mutu profesionalisme, sarana komunikasi dan kerja sama antar anggota, serta meningkatkan kesejahteraan para anggota.

Untuk diketahui, pembangunan kesehatan saat ini difokuskan pada empat program prioritas yaitu, percepatan penurunan kematian ibu dan kematian bayi, perbaikan gizi khususnya stunting, sekaligus memperhatikan penurunan prevarensi penyakit infeksi dan pencegahan penyakit tidak menular melalui perubahan perilaku keluarga, dan masyarakat terutama dalam hal pengenalan diri terhadap resiko penyakit.

“Organisasi profesi merupakan suatu wadah untuk meningkatkan atau mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, martabat dan etika profesi tenaga kesehatan. Maka dari itu, pembangunan kesehatan sangat diperlukan untuk mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan. Oleh karena itu, sarjana kesehatan masyarakat yang merupakan salah satu profesi dalam bidang kesehatan memiliki kompetensi dan kemampuan dalam mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat, mengimplementasikan dan melakukan pembelajaran tentang kesehatan masyarakat,” jelas Syarfi Hutauruk.

Ketua panitia Erwin S.Aritonang, SKM, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah melantik pengurus Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kota Sibolga Periode 2018-2022, serta sebagai langkah untuk memperkokoh para alumni sarjana kesehatan masyarakat (SKM) yang ada di Indonesia, khususnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), ucapnya.

Dikesempatan itu, Ketua Persakmi yang tepilih untuk Periode Tahun 2018-2022 Drs. M.Yusuf Batubara, SKM, M.M, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sibolga yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga dapat berjalan dengan sukses.

“Saya berharap kedepannya agar kesehatan masyarakat di Kota Sibolga akan lebih baik lagi dengan adanya oganisasi Persakmi ini,” ucapnya. (amir/mks/fj)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X