Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA SIBOLGA BUKA DIALOG PEMBANGUNAN ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT

SIBOLGA – Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, MM membuka dialog pembangunan antara Pemerintah Kota Sibolga bersama masyarakat dalam rangkaian kegiatan BBGRM ke- 44 dan HKG ke- XIII tingkat Kecamatan Sibolga Utara, yang bertempat di aula Kantor Camat Sibolga Utara, Selasa (24/5).

 

Kegiatan ini dihadiri Ibu Wakil Ketua PKK Nyonya Doharta Hutabarat Edi Polo Sitanggang, Kakan PMK Agus Saleh, Camat Sibolga Utara Marojahan Sitorus, para Lurah se- Kecamatan Sibolga Utara, dan masyarakat.  

 

Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk dalam sambutannya menyampaikan bahwa, semua kegiatan pembangunan di Kota Sibolga harus melalui pengusulan anggaran. Saat ini visi Kota Sibolga lima (5) tahun kedepan adalah menjadikan masyarakat Kota Sibolga yang maju, sejahtera dan berdaya saing. Dengan memfokuskan kepada peningkatan terhadap UMKM, mengatasi banjir, dan pekerjaannya harus sesuai dengan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Sesuai dengan peraturan yang berlaku setelah 6 bulan dilantik, Kepala Daerah wajib membuat Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sibolga Tahun 2016 – 2021 sesuai visi dan misi lima (5)  tahun kedepan dan harus sesuai dengan konsep pembangunan nasional. Dapat dilanjutkan pembangunannya karena tidak ada masalah dan tidak ada kerugian negara.

Syarfi juga menyampaikan, bahwa tanggal 1 Juni 2016 pelabuhan ASP di Jalan KH Ahmad Dahlan akan diresmikan oleh pemerintah pusat melalui Dirjen perhubungan darat. “Bila pelabuhan ASP di Jalan KH Ahmad Dahlan telah beroperasi, maka akan bermanfaat bagi masyarakat Kota Sibolga dan memberikan PAD bagi Kota Sibolga”, ucapnya.

Kepala Bappeda  Kota Sibolga Drs. Charli Sinambela dalam pemaparannya mengatakan, bahwa sesuai dengan petunjuk Kepala Daerah, Pemko Sibolga wajib membuat Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan harus sinkron dengan program nawacitanya. “Visi Pembangunan Kota Sibolga lima (5)  tahun kedepan adalah mewujudkan sibolga yang sejahtera, maju dan berdaya saing.

Dari visi ini ada 3 variabel, variabel yang pertama sejahtera difokuskan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan standar pelayanan minimum bidang kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya dengan penyediaan sarana dan prasarana. Kemudian peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur dalam bidang pemukiman dan prasarana wilayah. Serta peningkatan SDM yang berkualitas, meningkatkan keamanan dan ketertiban serta penyelenggaraan fungsi – fungsi pemerintah daerah.

Variabel kedua adalah maju, yaitu pembangunan manusia yang berkualitas. Meningkatkan penguasaan dan pemanfaatan iptek melalui penelitian pengembangan secara berkelanjutan maupun pembangunan bidang infrastruktur yang maju. Dan reformasi di bidang hukum dan aparatur negara.

Variabel yang ketiga adalah berdaya saing yaitu menciptakan keunggulan komperatif dan keunggulan kompetitif dalam semua bidang, sehingga memiliki daya saing yang tinggi.

Dengan misi yang pertama adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Misi kedua, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan secara merata dan terjangkau bagi masayarakat. Misi yang ketiga adalah meningkatkan kesejahteraaan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dan misi yang ke empat yakni mempersiapkan SDM yang memiliki integritas, handal dan berdaya saing. Kemudian misi yang kelima adalah pembangunan infrastruktur perkotaan dan fasilitas publik serta penataan kawasan perkotaan”, jelasnya. 

Diinformasikan, kegiatan dialog pembangunan antara pemerintah dan masyarakat  ini akan dilaksanakan di tiap kecamatan se- Kota Sibolga secara bertahap.           (Amir )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X