Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

SOSIALISASI COACHING CLINIC MEMORANDUM RP2KPKP KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Kini bukan saatnya lagi orang menawarkan uang, yang kita tawarkan adalah program. Untuk itu saya meminta agar memorandum program rencana pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan (RP2KPKP) Kota Sibolga yang akan disusun ini memiliki keterpaduan dengan dokumen rencana penataan lingkungan permukiman (RPLP) dan dokumen perencanaan pembangunan.

Demikian kata sambutan Wali Kota Sibolga Drs. H. M. Syarfi Hutauruk, MM yang dibacakan Kepala Bappeda Kota Sibolga Drs. Charli Sinambela pada sosialisasi Coaching Clinic Memorandum RP2KPKP Kota Sibolga diaula kantor wali kota Sibolga, Senin (6/11). Kegiatan tersebut dihadiri para perwakilan SKPD, camat dan lurah serta narasumber dan tim ahli pendamping Kotaku

“Saat ini adalah era money follow program  bukan money follow function. Untuk itu kita harus membuat model program perencanaan yang bisa menyakinkan pemerintah tentang percepatan pengurangan kumuh di daerah kita.

Sebelumnya, ketua panitia Jimmy dalam laporannya, menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Coaching Clinic penyusunan  memorandum program RP2KPKP Kota Sibolga ini untuk menyiapkan peta dasar dan peta sebaran permukiman kumuh, melakukan verifikasi luasan permukiman kumuh, menyusun profil permukiman kumuh kota, melakukan kajian kebijakan tata ruang dan sektoral dengan metode overlay peta-peta, serta menyusun program dan rencana investasi skala kawasan untuk 5 tahun (long list) dan menetapkan short list untuk 1 tahun,” ujar Jimmy.

Peserta Coaching Clinic penyusunan memorandum program RP2KPKP yang hadir terdiri dari kelompok kerja perumahan dan permukiman (Pokja PKP) Kota Sibolga, OPD teknis terkait, dan Satker PKP Kota Sibolga. (mks)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X