Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

PEMKO SIBOLGA BERIKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG DI KETAPANG

SIBOLGA – Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Sosial Kota Sibolga menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban bencana alam angin puting beliung dan tanah longsor yang terjadi di Jalan Ketapang, Kelurahan Simare – mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Kamis (26/05). Diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sibolga Drs. Yasman didampingi Camat Sibolga Utara Marojahan Sitorus dan Lurah Simare – mare Zubaidah Silitonga.

Bencana ini terjadi diakibatkan turun hujan deras yang disertai angin puting beliung pada hari Rabu 25 Mei 2016 sekitar pukul 18.30 WIB. Sebanyak enam (6) kepala keluarga (KK) terkena dampak musibah ini, yakni Jhonny Subrata (41), Chuzwar Domorwi (47), Aliwar Lubis (59), Mintauli Sinaga (64), Oloan Sinaga (56) dan Grazi Rahman Iskandar (39), dengan perkiraan kerugian ditaksir Rp. 10 Juta. Dan 1 KK yakni Januara Sihombing terkena dampak tanah longsor yang diperkirakan kerugian sebesar Rp. 5 juta dengan kerusakan sebagian dinding rumah.

Camat Sibolga Utara Marojahan Sitorus menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota Sibolga merasa prihatin terhadap musibah bencana yang dihadapi warga, dan berharap warga yang terkena dampak bencana ini dapat sabar menghadapi serta tetap waspada dikarenakan cuaca yang ada di Kota Sibolga masih belum baik.

“Sekedar untuk meringankan beban, Pemerintah Kota Sibolga memberikan bantuan sembako sebagai bentuk tanggap darurat dan kepedulian yang diberikan oleh Pemko Sibolga”, kata Marojahan saat memberikan bantuan.

Jenis bantuan tanggap darurat yang diberikan oleh Pemerintah Kota Sibolga ini berupa sembako diantaranya,  1 karung beras 30 kg, 1 kardus mie instan, 1 kardus air mineral dan 1 papan telur.

Kepala Dinas Sosial Kota Sibolga Drs. Yasman menambahkan, sesuai dengan kebiasaan Pemerintah Kota Sibolga, ketika ada masyarakat yang tertimpa musibah seperti yang terjadi saat ini, pemerintah akan memberikan bantuan tanggap darurat yang kemudian nantinya akan disusul dengan batuan tali asih dengan melihat kondisi kerusakan yang terjadi.

“Jenis bantuan tali asih yang diberikan nanti melihat tingkat kerusakannya, rusak berat itu 3 juta, rusak sedang 2 juta dan rusak ringan 1 juta, tetapi itu dapat diberikan menunggu nota Wali Kota”, kata Yasman.                 (rian)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X