Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

Temui Walikota, Mahasiswa STP Sibolga Minta Maaf

SIBOLGA – Puluhan mahasiswa STP Sibolga menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sibolga, menuntut janji Walikota Sibolga beberapa waktu yang lalu terhadap bantuan satu (1) unit kapal latih perikanan yang berfungsi sebagai fasilitas praktik lapangan bagi mahasiswa STP Sibolga, Rabu (17/9).

Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Sibolga yang usai berunjuk rasa didepan kantor DPRD Sibolga, bertemu dengan Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk. Wakil Ketua sementara DPRD SibolgaJamil Zeb Tumori bersama ketua Pokja A Muchtar DS Nababan membawa perwakilan mahasiswa STP Sibolga tersebut untuk menemui Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk di ruang kerja Walikota.

Kendati saat itu tengah berlangsung rapat internal, Walikota Syarfi Hutauruk mempersilahkan perwakilan mahasiswa menemuinya di ruang rapat. “Saya pernah berjanji untuk memberikan satu unit kapal perikanan lengkap dengan peralatan penangkap ikan. Janji tersebut akan saya tepati dan direalisasikan pada tahun ini juga,” ungkap Walikota Sibolga kepada perwakilan mahasiswa STP Sibolga yang didampingi Ketua STP Sibolga DR. Lucien P Sitanggang.

Syarfi mengatakan, saat ini Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sibolga tengah menyelesaikan tahap pengerjaan kapal tersebut, kemungkinan pada akhir tahun 2014 pengerjaan kapal ini sudah rampung dan akan langsung dihibahkan kepada pihak STP, sehingga dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memperdalam ilmu pengetahuan di lapangan.

Walikota menegaskan, Pemko Sibolga sangat mendukung keberadaan Perguruan Tinggi (PT) di negeri berbilang kaum tersebut. Hal itu sangat sejalan dengan visi dan misi sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Sibolga. Bahkan, Pemko Sibolga telah berupaya maksimal untuk menghadirkan Akedemi Komunitas Negeri (AKN) yang merupakan cikal bakal berdirinya Perguruan Tinggi Negeri di Sibolga. “Kita tentunya berharap, keberadaan AKN Sibolga binaan Politeknik Negeri Lampung yang prodi-nya ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dapat berkompetisi dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di Kota Sibolga,”.

Pada kesempatan itu, Syarfi mengungkapkan, aksi demo mahasiswa ini kemungkinan akibat kurangnya komunikasi. Meskipun pihak yayasan STP Sibolga kurang berkomunikasi dengan Pemko Sibolga, tetapi Pemko Sibolga tetap menganggarkan dana untuk menyediakan kapal latih perikanan sebagaimana yang telah dijanjikan sebelumnya.

Setelah mendengar penjelasan dari Walikota, perwakilan mahasiswa STP Sibolga, Benaran Laia meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Walikota  atas pernyataan mahasiswa yang telah menuduh Walikota ingkar dengan janjinya. Begitu juga dengan Lucien Sitanggang selaku ketua STP juga meminta maaf, dan meminta kepada Walikota untuk kedepannya tidak menutup komunikasi dengan STP, dan kiranya STPS dapat menjadi bagian dari kemajuan Sibolga.   (Riz)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X